Seputar Kota - 3 Bln lalu

Pemkot Kendari Gelar Rapat Terkait Pensertifikatan Aset Tanah

Plh. Walikota Kendari saat pimpin rapat - (Humas Kendari)

e-Humas Kendari - Pemerintah Kota Kendari mengumpulkan Camat dan Lurah se-Kota Kendari untuk mengikuti rapat bersama Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari Irwan Idrus, SH. dan Inspektur Kota Kendari Syarifuddin, SE. Ak. MSA yang digelar di Ruang Pola Kantor Walikota Kendari dengan agenda Koordinasi Terpadu Pensertifikatan Aset Tanah Milik Pemerintah Kota Kendari, Rabu (7/8). Rapat dibuka dan dipimpin oleh Pelaksana Harian Walikota Kendari Hj. Nahwa Umar, SE. MM.

Rapat digelar guna membicarakan kiat-kiat proses dan pembiayaan persertifikatan aset tanah milik Pemkot Kendari, baik yang sumber pembiayaannya melalui APBD (non PTSL/reguler) maupun melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

Kepala BPN menjelaskan kelebihan program PTSL adalah biaya pembuatan sertifikat tanah dibebankan kepada pemerintah pusat atau dengan kata lain gratis (tidak dipungut biaya). Peserta PTSL hanya dibebankan untuk membayar penyediaan surat tanah untuk tanah yang belum memiliki surat tanah, pembuatan dan pemasangan tanda batas, BPHTB jika terkena, dll seperti materai, fotokopi Letter C ataupun biaya saksi. Adapun pembuatan sertifikat lahan melalui program ini untuk wilayah Provinsi Sultra dipungut biaya sebesar Rp 350 ribu."Ada 10 kelurahan di Kota Kendari yang masuk dalam program PTSL, yaitu Kelurahan Kendari Caddi, Jati Mekar, Anduonohu, Rahandouna, Anawai, Bende, Pondambea, Punggolaka, Watulondo, dan Anggoeya", ungkapnya.

[ AB ]