Seputar Kota - 1 Bln lalu

Walikota Kendari Ikuti Jamuan Makan Malam Ementerian Desa, PDT & Transmigrasi

Walikota bersama istri hadiri jamuan makan malam - (Humas Kendari)

e-Humas Kendari - Walikota Kendari H. Sulkarnain K. SE. ME didampingi Istri Ibu Sri Lestari, S.Pd. M.Si mengikuti jamuan makan malam yang digelar oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi dalam rangka penyelenggaraan Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional ke-21 Tahun 2019 yang akan dibuka pada esok hari Minggu (22/9). Jamuan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Bengkulu, Sabtu (21/9).

Sekretaris Jendral Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi H. Anwar Sanusi, Ph. D dalam sambutannya mengatakan bagi Kementerian Desa, kegiatan TTG menjadi instrumen penting untuk dapat mempercepat pembangunan di tingkat pedesaan. Beliau menambahkan 5 tahun perjalanan UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa, telah memberikan satu perubahan atau transformasi pada wajah pedesaan yang saat ini sudah mulai membaik. "Terutama dengan adanya perbaikan dari sisi infrastruktur dan juga terkait dengan pelayanan sosial dasar. 5 tahun ini kita sudah mencatat capaian-capaian output yang bisa kita jadikan klaim bahwa pedesaan sudah cukup untuk bisa melangkah ke tahap berikutnya," ujarnya.

Selama kurun waktu 21 tahun penyelenggaraan TTG lanjutnya, sudah banyak menghasilkan aneka teknologi yang dapat diaplikasikan di tingkat pedesaan. Untuk dapat mengkapitalisasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan TTG, pihaknya telah mengadakan satu program terkait dengan optimalisasi dana desa dikenal dengan nama program inovasi desa. Salah satu bentuk konkritnya adalah dengan menyediakan satu tempat bagi desa-desa untuk mengekspose seluruh inovasi mereka. "Saat ini sudah hadir sekitar 23 ribu aneka inovasi yang lahir dipedesaan seperti, inovasi yang terkait dengan perusahaan desa, SDM Pedesaan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan infrastruktur," tutupnya.

TTG Nasional dijadwalkan akan berlangsung selama empat hari mulai 22 hingga 25 September 2019 dan diperkirakan akan diikuti oleh 4000 peserta yang berasal 34 provinsi di Indonesia serta akan dibuka secara resmi oleh Menteri Desa PDT dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mewakili Presiden RI.

[ AB ]