Seputar Kota - 4 Hr lalu

Pemkot Kendari Gelar Rapat Percepatan Dan Evaluasi Pendampingan Implementasi Pembangunan Sanitasi

Sekda Kota Kendari saat pimpin rapat - (Humas Kendari)

e-Humas Kendari - Pemerintah Kota Kendari menggelar Rapat Percepatan dan Evaluasi Pendampingan Implementasi Pembangunan Sanitasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Kota Kendari Tahun 2019 di Hotel Horison Kendari, Rabu (6/11). Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari Hj. Nahwa Umar, SE. MM, rapat tersebut membahas beberapa hal di antaranya terkait koordinasikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sanitasi, pemberian masukan atau strategi pada Pemkot Kendari dalam rangka implementasi program PPSP, Strategi yang akan dilakukan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam rangka menyukseskan program tersebut, cara memfasilitasi proses penyusunan, memorandum program, dan kegiatan sanitasi, serta memfasilitasi pelaksanaan dan termasuk sistem pemantauannya juga sekaligus evaluasi pelaksanaannya.

Untuk itu, Sekda Kota Kendari meminta dalam rapat agar hal-hal tadi dibahas satu persatu secara konkrit supaya dapat diaplikasikan. Selain itu, beliau mengatakan ada beberapa hal yang perlu dititikberatkan salah satunya adalah masalah pencemaran yang disebabkan tangki septik. Saat ini mayoritas masyarakat Kota Kendari belum menyadari pentingnya penggunaan tangki septik yang baik. Padahal pencemaran yang ditimbulkan akibat penggunaan tangki septik yang tidak sesuai standar tidak hanya akan merugikan diri sendiri tapi juga lingkungan sekitarnya. Oleh sebab itu, beliau mengimbau agar menyukseskan salah satu program Pemkot Kendari bekerjasama dengan Bank Sultra yakni pemberian pinjaman dari Bank Sultra untuk pengadaan tangki septik.

“Program ini saya ingin bisa dimulai dari para PNS. Jadi Tim Pokja yang bertugas agar mendata rumah masing-masing OPD cek apakah rumahnya sudah sesuai dengan aturan pembuangan atau tidak. Hasilnya dilist kemudian dilaporkan. Sedangkan untuk masyarakat non PNS yang tergolong ekonomi menengah ke bawah pengadaan tangki septik kita intervensi saja melalui APBD, tidak apa-apa. Bertahap kita urut, setiap kelurahan kita data kira-kira sampai 5 rumah tangga. Supaya program ini ada tahapannya dan bisa kita capai. Sehingga dalam kurun waktu sekian tahun masyarakat Kota Kendari bisa terbebas dari masalah pencemaran lingkungan akibat tangki septik tersebut”, ungkapnya.

[ AB ]