Seputar Kota - 7 Bln lalu

Ir. Rahman Napirah Meminta Peserta Rapat Gugus Tugas KLA Serahkan Dokumen Kepada PPPA

Ir. Rahman Napirah saat membuka rapat - (Humas Kendari)

e-Humas Kendari - Asisten I Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari Ir. Rahman Napirah meminta kepada peserta yang hadir dimana pesertanya berasal dari Kejaksaan Negeri Kendari, Polres Kendari, Pimpinan Perbankan, Para Pimpinan OPD, Kementerian Agama Kota Kendari, Lembaga Hukum, dan LSM untuk mengumpulkan data dan dokumen yang dibutuhkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Kendari.

"Pada tahun ini evaluasi KLA telah dilakukan penginputan dan batas akhirnya itu tanggal 5 April ini, jadi saya sangat berharap kita yang hadir saat ini agar segera memberikan data dokumen baik berupa SK, surat, piagam, surat edaran, foto kegiatan, maupun foto sarana dan prasarana yang telah dilakukan di masing-masing instansi maupun masyarakat pada tahun 2018 sampai 2019 untuk disampaikan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak", imbaunya saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2019 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Kendari, Kamis (28/3).

Perlu diketahui tujuan dari rapat ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Kendari Dra. Hj. Sri Yastin MM adalah untuk menyingkronkan dokumen kegiatan maupun program kerja dari setiap stakeholder dalam upaya memberikan hak-hak anak yang dijamin dalam UU serta untuk membicarakan upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dan Dinas PPPA dalam mendapatkan predikat KLA bagi Kota Kendari sebagai sarana bagi Pemkot Kendari untuk mewujudkan visi Kota Kendari sebagai Kota Layak Huni Berbasis Ekologi, Informasi, dan Teknologi.

Sebagai wujud mendukung program KLA tersebut Ir. Rahman Napirah menuturkan bahwa Pemkot Kendari telah membentuk sekolah ramah anak di tingkat SD dan SMP, pembentukan puskesmas ramah anak, penyediaan ruang menyusui, pojok baca, ruang bermain anak, dan membentuk forum anak di masing-masing kecamatan dan kelurahan.

"Kami juga mengharapkan di tahun ini adanya bank ramah anak dan masjid ramah anak. Semua ini dalam rangka percepatan pemenuhan hak-hak anak", harapnya.

[ AB ]